Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Blog EntryMar 14, '12 6:00 PM
for everyone


moved with more updated contents to:






Blog EntryOct 30, '10 11:33 AM
for everyone

unidentified space of vision;

A GUIDE 

TO

MODERN SHAMANIC PARTY

 

 

In this modern age, it is hard to reach the state of unconsciousness without being said drunk or crazy or just tripped out. Society mocks those who tried to be spiritual in their own way, and urban culture practice shamanic rituals in the name of recreational drug abuse.

 

This is my statement in regards of being one of those who tried to spiritually and consciously achieve the shamanistic state of mind. This experiment with sound and noises is my travel guide into the spiritually modern minds.  

 

If you could spare one hour of your time to try and listen to it, I would so much appreciate it. Be at your best convenient time, let loose, and open your mind to get the traveling experience.

 

DOWNLOAD LINK : http://www.mediafire.com/?t12qrre1krpkxy1

 

Enjoy.

 

DOA



Blog EntryJul 18, '10 1:01 PM
for everyone




for those who can't read the dialogue, click on the picture you dumb ass.


Blog EntryMay 26, '09 4:42 PM
for everyone


shut the fuck up.


and go kick some ass.




Photo Albummy home and working progressApr 18, '08 6:13 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
ini rumah tempat dimana saya berkarya, tidur, berpikir, bertemu teman, bersenang2, dan bersedih2. nasib saya selalu sama dari dulu, rumah saya adalah tempat favorit untuk ditunggangi bersama teman2. tak lama lagi saya dan para penghuni dan pengunjung nya tidak akan bisa disini lagi karena kita akan pindah dan terpisah2. ini saat2 terakhir sedang sibuk2 nya mencoba produktif.

Blog EntryMar 12, '08 3:32 PM
for everyone


Some of us has been misguided or blinded about the positive uses of hemp. yes, hemp is the common name for the whole entire family of cannabis.

Cannabis, or generally hemp, is not only for you to smoke and be stoned and lose your life.
hemp has thousands of potential uses, from paper to textiles to biodegradable plastics to health food to fuel but it has not been the great commercial success that the enthusiast hoped for in countries where it is legal to harvest. It is one of the fastest growing biomasses on the planet, and one of the earliest domesticated plants known.

Hemp requires little to no pesticides, replenishes soil with nutrients and nitrogen, controls erosion of the topsoil, and produces lots of oxygen, considering how fast it grows. Furthermore, Hemp could be used to replace many potentially harmful products, such as tree paper (the process of which uses bleaches and other toxic chemicals, apart from contributing to deforestation), cosmetics (which often contain synthetic oils that can clog pores and provide little nutritional content for the skin), plastics (which are petroleum based and cannot decompose), and more.


Biofuels such as biodiesel and alcohol fuel can be made from the oils in hemp seeds and stalks, and the fermentation of the plant as a whole, respectively, but the energy from hemp is low compared with the volume of the harvested hemp. It does, however, produce more energy per acre per year than corn, sugar, flax, or any other crop currently grown for ethanol or biodiesel.

Hemp seeds are highly nutritious, and contain beneficial omega fatty acids, amino acids, and minerals. The seeds can be eaten raw, ground into a meal, sprouted, made into "milk" (akin to soy milk), prepared as tea, and used in baking. The fresh leaves can also be eaten in salads. Products range from cereals to frozen waffles, hemp tofu to nut butters. A few companies produce value added hemp seed items that include the seed oils, whole hemp grain (which is sterilized as per international law), hulled hemp seed (the whole seed without the mineral rich outer shell), hemp flour, hemp cake (a by-product of pressing the seed for oil) and hemp protein powder. Hemp is also used in some organic cereals, for non-dairy "milk" somewhat similar to soy and nut milks, and for non-dairy hemp "ice cream." Given that seeds account for 50% of the weight of a female plant grown for seed, these products can be made cheaper than with soy, almonds, or flax

Nowadays they are two terms for cultivated hemp; Industrial Hemp (hemp that are grown for industrial uses) and Medical Hemp (that are grown for medical and recreatiional drugs).
the two terms also refers to the type of the plants, Cannabis Sativa are more likely be used for Industrial Hemp than its sub plant, Cannabis Indica which have less fiber than Sativa.

So, honestly,
if you are against the uses of hemp or cannabis, you better have a good reason why you against it.
if you are a pothead or just a regular hemp smoker, i hope you know what is hemp can be use for besides smoking..



Blog EntryMar 11, '08 9:03 PM
for everyone


di tengah-tengah obrolan serius saya dengan salah satu teman lama saya, tiba-tiba dia mengeluarkan kalimat yang menyentak kepala saya:

"cacat dan spesial, dua hal yang berlawanan, tapi satu level."

saat itu juga beribu-ribu pikiran menyangkut hal tersebut menyerbu otak saya, seperti ejakulasi ide yang menyenangkan. dan membuat sudut pandang saya sangat segar.

kehidupan manusia hanya berujung ironi, ketika sesuatu "dimulai" hal itu juga harus "berhenti" agar jeda diantara nya ada arti. garis lurus dari titk ke titik. kita lahir dan harus mati agar pernah ada. kehidupan manusia hanya berujung ironi. ironi membuat hidup ini terlihat cacat, namun ironi membuat hidup ini sangat spesial pula.

ketika saya sadar bahwa semua ini adalah ironi terbesar yang harus dihadapi setiap individu, tidak ada ironi lain yang cukup menyedihkan untuk membuat saya jatuh. betapa bangga nya saya berada dalam kehidupan yang cacat namun spesial ini.



Blog EntryMar 11, '08 4:01 PM
for everyone


gila. sudah hampir lebih dari dua bulan, saya, baru terlelap tidur ketika matahari muncul.

ketika semua sudah gelap gulita di luar sana, ketika manusia sekitar tertidur pulas bersama terang nya bulan menyorot atap rumah, saya, mata saya masih terbuka kaku dan lemas. padahal saya baru pulang kerja jam 10 malam, sampai rumah sudah setengah 12 malam, dan biasanya besok paginya sudah harus mulai kerja lagi dari jam 10 pagi, normal nya saya harus tertidur tepat jam 12 atau jam 1 pagi agar bisa bangun segar dan mulai kerja lagi.

tapi saya tidak normal.

berjam-jam saya mencari kesibukan setelah jam 12 malam. entah menggambar, melukis, menonton film, membaca buku, menulis sesuatu, atau pun hanya terbengong-bengong sambil mendengar lagu. walau badan sudah lemas terpatah-patah, saya tidak akan bisa tidur.
gila.

ketika menyadari betapa enak nya dan betapa saya ingin bisa tertidur, saya selalu terpikir tentang mimpi di kala tidur, perjalanan jauh ketika kita terlelap. setelah berjam-jam beraktivitas di saat ketika mestinya saya beristirahat, yg saya ingin kan sangat adalah mimpi yang menyenangkan ketika akhirnya terlelap. dan sialnya, dalam dua bulan terakhir ini pun saya tidak pernah bermimpi ketika tidur.

tepat ketika matahari mulai muncul sedikit demi sedikit, dan langit mulai berubah menjadi abu-abu dan biru muda, saya akan mulai menarik selimut, melepas kacamata, menghela napas, dan menutup mata, dan semua menjadi hitam kosong.
tepat tiga jam setelah itu, mata saya terbuka, terbangun,
tanpa ingatan bahwa saya tidur.

malam hari yang menyeramkan. pagi hari yang menyebalkan.

sialan..



VideoMar 6, '08 7:10 PM
for everyone
liberate
(verb) (be liberated)

-set (someone) free from situation, imprisonment or slavery, in which their liberty is severely restricted.

-free (a country, city, or people) from enemy occupation.

-release (someone) from a state or situation that limits freedom of thought or behavior.

-free (someone) from social conflicts and conventions.

-release (gas, energy, power) as a result of chemical reaction or physical decomposition



if you are in a conscious state, please be aware this could be boring and annoying in time. this video is intended to be seen under the influence of any hallucinogenic substances to be fully understandable or at least, approachable.

note: we were completely sober on the production.


drawings by:
- danny osborn adamy
- jeff giarusso
- milo gonzalez
- maggie lally
- tony peluso
- takashi narumi

video and visual editor: danny osborn adamy

soundtrack: tony peluso, jeff giarusso.

date of production: december 6th 2007, on the peak of my depression and lacked of social interest, in a cold cold winter on the last beautiful moments of all.


liberate yourself.



Download this and other original video files with Multiply Premium.

Blog EntryFeb 26, '08 8:44 PM
for everyone


kita kosongkan hutan untuk bangun pabrik demi memberantas kemiskinan dan memberi peluang kerja yang lapang, tindakan yang adil di mata perbaikan ekonomi dunia, tapi tidak adil di muka bumi, namun apa pilihan lain yang dimiliki negara-negara dunia ketiga? merelakan lubang pantat mereka dijejali duit dan hutang demi negara tetap berjalan, atau membutakan mata memiskinkan rakyat dan mematikan negara?


negara besar pun tidak kalah bodoh nya, di kasus amerika, lega nya ada solusi untuk mengembangkan teknologi liquid coal untuk mengganti minyak demi perdamaian dunia akibat krisis minyak (hore untuk obama, yea right), yang jelas jelas ternyata efek polusi coal sepuluh kali lebih parah dari minyak biasa. tindakan pintar untuk menghentikan perang, tapi cukup tolol untuk membunuh kita semua lebih cepat. hampir seluruh rakyat amerika yang berpendidikan cukup (separuh dari isi negara ini adalah non-educated white trash, fakta) jelas tidak mau lagi negara mereka dikuasai politk republik, namun sayang nya, pilihan mereka terhadap calon demokrat pun tidak lebih pintar, obama dengan otak jangka pendek nya, dan hillary dengan kekuatan mistis bahwa jejak presidential hanya bisa dimiliki keluarga tertentu (hore untuk bush, kennedy, dan clinton). we all doomed.

di seluruh pelosok dunia, di afrika, rusia, london, india, china dan dimana-mana, para aktivis, tokoh, manusia biasa, dan semua yang turut serta menggebu-gebu mulutnya mengecam global warming, anti-capitalism, anti-coorperate, dan segala tetek bengek masalah dunia ini; mereka masih pergi kemana-mana dengan transportasi polusi nya, mereka masih menghabiskan waktu belanja dan makan minum di toko hasil franchise, bahkan beberapa dengan bangga masih menggunakan segala macam logo apel di sekujur tubuh nya.





tidak bisa dijauhi, tidak bisa dipungkiri, tidak bisa dihindari. segala macam hal yang kita benci dan kita tolak selalu dijejal di depan mata kita. dan kita harus memakan nya atau kita akan sulit bertahan.



we destroy this word slowly to save the world itself, or, we destroy this world slowly to save our own world. same shit, whatever reason we have, its too ironic.






sudah hampir empat minggu, saya bekerja di dua tempat, pagi dan siang di toko bunga, dan malam nya di toko eskrim. hari-hari yang keren dan indah, tiap hari ngurusin bunga, tiap malem nge scoop eskrim. ketika hari kosong tak ada kerja, saya bisa bekarya se enaknya. benar-benar lega rasanya.


tiap pagi, harus ngeluarin bunga-bunga dari ruang pendingin, di kasih sinar matahari dan dibersihkan. tiap siang harus ngerangkai mawar pesanan hotel buat pajangan, apalagi minggu ini mau valentine, wah pesanan dateng nya macem-macem dan banyak banget, telapak tangan saya rusak berat akibat terlalu banyak bergaul dengan tajam nya tangkai berduri mawar, pekerjaan yang cukup berbahaya ternyata.



tiap malam, saya harus cek persedian eskrim yang dijual dan yang di dalam gudang es. membuat waffle cone dan cup, meracik dan memasak hot fudge, membuat pesanan pembeli mulai dari banana split sampai mint chocolate chip ice cream shakes. favorit saya saat ini: peanut butter hot fudge brownies sundae, hmm enakkk. sebelum tutup toko saya harus menyapu dan mengepel, menghitung duit di kasir dan di safety box, membuat data perhitungan, dan memastikan semua lemari es tertutup rapat.




setiap hari saya harus mencoba lembut dan tegas berhadapan dengan bunga, tiap malam saya harus ramah dan senyum bahagia menghadapi fanatik eskrim. hari hari yang meyenangkan. saat ini saya tidak berharap lebih, semua berjalan baik-baik saja, saat ini maupun persiapan akan datang.

ayo kita nikmati hari-hari ini dan semangat selalu di dalam hati! hehehehe



Blog EntryFeb 8, '08 7:37 PM
for everyone




everything will be alright.



Blog EntryJan 27, '08 3:22 AM
for everyone


iye gw tau pak suharto baru meninggal, iye emang kasian doi, tapi ya sudah lah, emang udah waktu nya kale, daripada lebih sengsara nanti2 nye, ya ga?
lagian, masih banyak masalah di Indonesia yg lebih penting untuk diperhatikan dan diselesaikan demi masa depan Indonesia yg lebih aman tentram dan makmur.
bukan nya maksud gw bilang masalah ini penting banget, tapi ya ada baik nya kalian2 tau ttg eksistensi masalah ini juga. tulisan dibawah ini buatan kakak saya tercinta yang sudah sangat lama ikut membantu rakyat Aceh untuk bangkit dari terpuruk nya mereka akibat tsunami. tapi ternyata masalah tidak berhenti ketika donor2 bantuan datang membantu.


”RAKYAT, UCAPKAN TERIMA KASIH! BANGUNAN BERACUN ITU ADALAH HIBAH DERMAWAN”

Oleh : Aulina Adamy

Membaca siaran pers BRR pada 6 Desember 2007, BRR Sesalkan Pembongkaran Rumah Bantuan; “Kami bisa memahami harapan masyarakat tapi tentu saja sangat disayangkan bahwa rumah bantuan yang diberikan untuk korban Tsunami, justru dibongkar oleh pemiliknya sendiri,” Jelas Kuntoro. Pernyataan Pernyataan Pak Kuntoro itu sungguh menyesakkan. Mengapa? Karena pernyataan pernyataan tersebut menafikan proses panjang mencari titik temu antara harapan warga dan kebijakan BRR dan mitranya; pembongkaran rumah bantuan adalah ekspresi keputusasaan --yang juga diakibatkan oleh ketidakkonsistenan BRR. Karena itu, saya, yang secara pribadi juga turut terlibat dalam proses tersebut, merasa perlu memberikan opini, mengingatkan semua pihak yang terlibat agar tidak lupa pada proses yang telah dilalui bersama.

Jika cerita Desa Deyah Raya hanya sebatas aksi pembongkaran dan pembakaran rumah bantuan oleh warga sendiri sebagaimana dikesankan oleh Siaran Pers tadi, maka saya akan menjadi orang pertama yang mendukung pernyataan Pak Kuntoro: aksi tersebut tidak tahu berterima kasih, tidak bisa ditolerir dan cenderung anarkis. Sayang, cerita Desa Deyah Raya tidak sependek itu. Cerita itu adalah cerita panjang, cerita menyedihkan yang sudah berjalan lebih dari 2 tahun. Dan fakta yang ada, tanpa bisa dipungkiri, tentu selain donor dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam proses pembangunan kembali Desa Deyah Raya, BRR NAD-Nias adalah termasuk pihak penting yang menentukan baik di masa lalu saat proses pembangunan rumah asbes hendak dimulai sampai detik ini, ketika 204 rumah bantuan tersebut masih tidak ditempati. Warga masih memilih untuk tinggal di hunian sementara, berdesak-desakan, jauh dari kampung halaman, di tanah ”pinjaman” Pemda yang sewaktu-waktu dapat diambil kembali. Apalagi akhirnya, cerita sedih chapter pertama ini ditutup dengan pernyataan “BRR tidak akan melakukan penggantian sama sekali atas rumah yang dibongkar oleh pemiliknya sendiri, ini sudah kebijakan kita,” tegas Kuntoro. Maka sudah bisa dibayangkan cerita chapter kedua Desa Deyah Raya: warga diusir dari tanah pinjaman, warga yang tanpa punya pilihan terpaksa menempati rumah asbes tersebut ---sejarah nasib masyarakat kecil Bangsa besar ini masih tidak berubah, selalu dirugikan dan tanpa punya pilihan. Dan sayang, cerita ini masih terjadi di tanah Aceh, dimana pemimpin harapan secara demokratis telah terpilih.

“Seperti diketahui, pada saat Yayasan Bakrie mengusulkan pembangunan semua prosedur yang disyaratkan sudah dilakukan termasuk konsultasi dengan masyarakat. Persetujuan dari masyarakat sendiri juga sudah diperoleh.“ Ini adalah pernyataan yang saya anggap tidak akurat dan BRR telah melakukan kebohongan publik. Proses konstruksi pembangunan rumah asbes tersebut tidak pernah dilakukan sesuai prosedur dan standar keamanan. Banyak saksi dan bukti untuk menguatkan hal tersebut. Dan persetujuan dari masyarakat adalah dalam situasi yang tidak ideal dan terdesak tanpa pilihan. Saat masyarakat mengetahui dan sadar akan bahaya material asbes (yang merupakan 80% bahan bangunan rumah bantuan Yayasan Bakrie tersebut – dinding, plafond dan atap), masyarakat dan lembaga pendamping masyarakat sudah mempertanyakan hal itu ke Yayasan Bakrie. Mereka meminta dilakukan tes independen terhadap material. Hasilnya yang ada adalah tes dilakukan secara sepihak. Dan langkah tersebut dilakukan kembali oleh BRR. Langkah-langkah sepihak tersebut selalu dijadikan pegangan dalam mengambil keputusan, sedangkan langkah-langkah yang sudah disepakati bersama selalu dilanggar dan akhirnya tidak pernah ditepati. Beberapa bukti tidak konsisten BRR antara lain adalah, Memo internal BRR yang terlanjur tersebar ke publik tertanggal 8 Januari 2007, Deputi Perumahan dan Permukiman BRR NAD-Nias (saat itu Pak Andy Siswanto) yang salah satu isinya adalah rekomendasi agar rumah yang menggunakan material asbes secara bertahap dibongkar, serta melarang penggunaan asbes ke depan selama masa rehabilitasi dan rekonstruksi di NAD-Nias. Yang terakhir adalah kesepakatan bersama antara perwakilan masyarakat Desa Deyah Raya, BRR, DPRK Banda Aceh dan Koalisi Anti Asbestos yaitu notulen rapat dan nota kesepakatan bersama pada Jumat 27 April 2007 yang keputusannya adalah BRR bersedia melakukan pembongkaran, bukan merehab dan kemudian diganti dengan rumah baru permanent yang memenuhi syarat kelayakan untuk dihuni. Kenapa data-data ini tidak dimunculkan dalam siaran pers BRR? Mudah-mudahan pembaca cukup cerdas, bijak dan arif untuk bisa menganalisa sendiri, kenapa sampai masyarakat kecewa, marah dan menjadi emosional untuk membongkar rumah bantuan tersebut.

“Terlepas dari berbagai perbedaan pendapat, menurut Kuntoro, bantuan yang diberikan oleh Yayasan Bakrie tersebut telah diserahterimakan kepada penerimanya dan sepenuhnya telah menjadi milik dari masyarakat penerima.”

Betul, bahwa rumah asbes bantuan Yayasan Bakrie sudah diserahterimakan dan sepenuhnya menjadi milik masyarakat penerima. Masyarakat menerima karena tidak ada pilihan. Saat itu Yayasan Bakrie akan menarik semua bantuan rumah apabila masyarakat menolak rumah berbahan asbes tersebut. Dan sekali lagi BRR bisa berperan banyak dalam proses itu. Melobi Yayasan Bakrie untuk menggantikan material asbes, yang saya yakin, bila langkah ini ditempuh, pastinya Yayasan Bakrie akan mempertimbangkan, karena mereka juga sudah menyumbang banyak untuk renovasi mesjid dll di Desa Deyah Raya. Atau meminta donor lain yang masih mau membantu di Aceh. Saya yakin, sikap tegas BRR yang pro-lingkungan dan berpihak pada masyarakat kecil pasti mendapat dukungan internasional. Bahkan saya pernah mendengar pernyataan Koalisi Anti Asbestos di sebuah forum yang akan mendukung BRR dan berdiri di depan apabila BRR tegas dalam menolak material asbes dalam rehabilitasi rekonstruksi di Aceh dan Nias.

Ada pertanyaan yang terus menghantui, apakah BRR pernah meminta Yayasan Bakrie untuk menggantikan jenis material asbestosnya ketika saat itu rumah contoh bantuan baru terbangun sebanyak 3 buah? Pada saat itu, sikap BRR yang tegas bisa sangat membantu, karena Yayasan Bakrie secara terbuka menyatakan akan mempertimbangkan apabila BRR melarang penggunaan asbes. Pada 2 Mei 2006, Team Leader pendamping masyarakat juga telah mengirim surat ke Deputi Kajian Strategis, Pengembangan Wilayah dan Lingkungan -BRR, menanyakan sikap BRR terhadap penggunaan material asbes dalam pembangunan rumah dalam rangka rekonstruksi Aceh. Surat diterima oleh Direktur Perencanaan Lingkungan dan Sumberdaya Alam. Sayang, sampai saat ini surat tersebut tidak dibalas.

Ok, di antara semua data dan perbedaan pendapat, tapi satu benang merah mengenai asbes putih ini, baik oleh Konsultan terakhir yang dibayar BRR pun dalam hasil rekomendasinya adalah material ini perlu perlakuan khusus. Harus dilakukan pengelolaan yang baik, sehingga debu yang mengandung asbes tidak terhisap. Harus dilakukan pengecatan berkala dan pelapisan. Hindari pecahan dan serpihan asbes dan sampah harus dibuang ditempat khusus dan cara khusus. Perlakuan seperti itu kita harapkan dari masyarakat nelayan Desa Deyah Raya? Saya yakin, bahkan masyarakat kota saja belum tentu mampu dan bisa memenuhi syarat perlakuan seketat itu. Lalu siapa yang akan menyediakan dana untuk melakukan pengecatan/ pelapisan berkala selama rumah asbestos itu berdiri 5 – 10 tahun kedepan? Siapa yang bisa menjamin apabila ada pecahan atau serpihan asbestos, akan dibuang secara khusus ke tempat khusus oleh masyarakat? Siapa yang bisa menjamin tidak ada kelapa yang jatuh ke atap rumah warga, pecah dan serpihan tersebar kemana-mana? Siapa yang bisa melarang, Agam kecil bermain bola di kampung, menembus dinding, retak dan pecah? Siapa yang bisa melarang pak nelayan tidak memaku sembarangan dengan masker di dinding-dinding asbesnya untuk memasang jaring? Siapa yang bisa menjamin, debu-debu asbestos yang sekarang diteliti aman (karena masih dalam kondisi dicat dan tidak pecah/ retak) tidak akan pernah terbang, tersebar dan terhirup oleh warga Deyah Raya? Apakah BRR bisa menjamin? Yayasan Bakrie?. Karena, hanya butuh satu...satu helai asbestos saja yang sangat, sangat kecil terhirup, tersimpan dalam paru-paru untuk menjadi kanker.....

Bahwa banyak argumentasi, banyak hal-hal lain yang lebih berbahaya dan beracun dibandingkan dengan asbes. Ok, saya sepakat. Tapi apa hubungan argumentasi tersebut untuk tetap menerima bantuan material asbes? Kita bisa sepakat untuk tidak menggunakan kayu ilegal dalam rehabilitasi dan rekosntruksi Aceh – Nias (tidak ada yang memakai argumentasi bahwa, masih banyak hal-hal lain yang lebih ilegal kan?). Dan kita juga bisa sepakat untuk menolak semua bantuan dengan material asbes.

Betul, Bangsa Indonesia harus betul-betul berterima kasih kepada semua donor yang membantu rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh dan Nias akibat bencana gempa dan tsunami pada tanggal 26 Desember 2004. Jelas, tanpa bantuan dari pihak donor, baik dari luar maupun dalam negeri, kita tidak akan mampu membangun kembali Aceh dan Nias secepat dan sehebat ini (Laporan Pak Kuntoro terhadap progress BRR NAD-Nias sampai Desember 2007). Saya jadi ingat, pernyataan mantan presiden America, Bill Clinton mengenai rehab rekon Aceh – Nias yang kemudian menjadi semacam motto BRR NAD-Nias yang sering diucapkan ulang oleh Pak Kuntoro di berbagai kesempatan ”Built Back Better!”.

Jadi, dengan segala rasa hormat dan tanpa bermaksud menggurui, rasanya, boleh-boleh saja Pak Kuntoro, kita, Bangsa Indonesia, masyarakat Aceh, menolak sebuah bantuan, jikalau kita rasa, tahu bahwa bantuan itu meragukan, tidak baik atau bahkan berbahaya dan beracun. Bukan berarti kita bangsa yang tidak tahu terima kasih. Tetapi menolak bantuan yang merugikan, tidak akan merusak citra bangsa, apalagi penolakan tersebut juga bisa dilakuan secara halus dan sambil tetap tersenyum. ----“Terima kasih Pak Bakrie atas bantuanmu, tapi kami tidak bisa menerima asbes dalam bahan bangunan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh-Nias. Bila Pak Bakrie memiliki alternatif material lain yang tidak berbahaya dan beracun, tentu dengan senang hati kami menerimanya (dengan tentunya tidak lupa tetap tersenyum sambil mengucapkannya)”.



MusicJan 23, '08 6:27 AM
for everyone
baby you're special but there's something not quite right.

you're a pain.

The Stars Of Track And Field If You're Feeling Sinister Belle and Sebastian 
If You're Feeling Sinister If You're Feeling Sinister Belle and Sebastian 
Judy And The Dream Of Horses If You're Feeling Sinister Belle and Sebastian 
another sunny day the life pursuit belle and sebastian 
white collar boy the life pursuit belle and sebastian 
the blues are still blue the life pursuit belle and sebastian 
we are the sleepyheads the life pursuit belle and sebastian 
dress up in you the life pursuit belle and sebastian 

Blog EntryJan 23, '08 12:53 AM
for everyone


salah posisi, atau posisi yang salah, paling ga enak memang.

makan sambil berdiri, ga enak kan? lagi kencing di pinggir pohon tiba-tiba mesti lari-lari juga ga enak. lagi bercinta seru-serunya trus dia ganti gaya yg absurd juga ga enak banget. lagi berdiri di dalem bus trus disebelah lu bau ketek dan lu ga bisa pindah juga ga enak kan? lagi akhir bulan dan lu belum gajian dari kerja sebulan setengah juga ga enak kan? lagi yoga trus lu konak juga ga enak banget. nonton di bioskop dapet kursi paling terdepan juga ga enak.

salah posisi atau posisi yang salah, tergantung waktu dan situasi, dan ga bisa dihindari, paling bisa nya dikeluhkan dan dijalankan dan lalu dilupakan.

kebayang ga? posisi yang benar di waktu yang tepat dan situasi yang pas memang sangat indah bukan?

MusicJan 18, '08 2:48 AM
for everyone
for those who like psychedelic rock. hehe
Beginning to See the Light Velvet Underground The Velvet Underground 
I Can't Stand It VU The Velvet Underground 
Foggy Notion VU The Velvet Underground 
White Light/White Heat White Light/White Heat The Velvet Underground 
Lady Godiva's Operation White Light/White Heat The Velvet Underground 
I'm Gonna Move Right In Another View The Velvet Underground 
Ride into the Sun Another View The Velvet Underground 
Guess I'm Falling in Love [Instrumental Version] Another View The Velvet Underground 
Venus In Furs The Velvet Underground & Nico The Velvet Underground & Nico 
Run Run Run The Velvet Underground & Nico The Velvet Underground & Nico 
Heroin The Velvet Underground & Nico The Velvet Underground & Nico 
Rock & Roll (full-length version) Loaded: Fully Loaded Edition (disc 1) The Velvet Underground 

MusicJan 17, '08 7:15 AM
for everyone
be happy comfortably.
Glad To Be Unhappy The Best Of The Mamas And The Papas 
Go Where You Wanna Go The Best Of The Mamas And The Papas 
Somebody Groovy The Best Of The Mamas And The Papas 
Shooting Star The Best Of The Mamas And The Papas 
It's Getting Better The Best Of The Mamas And The Papas 
Do You Wanna Dance The Best Of The Mamas And The Papas 
Look Through My Window The Best Of The Mamas And The Papas 
Straight Shooter The Best Of The Mamas And The Papas 
Twelve Thirty (Young Girls Are Coming To The Canyon) The Best Of The Mamas And The Papas 

MusicJan 17, '08 4:27 AM
for everyone
for those of you who loves psychedelic surf rock.
15 Moon Child   
18 War Of The Satelite   
22 Solar Race   
24 The Twilight Zone   
02 The Lonely Bull   
13 Out Of Limits   
21 Love Goddess Of Venus   
17 Exploration In Terror   

Blog EntryJan 17, '08 3:50 AM
for everyone
                                                  

i'm serious. it feels good. hehe




Photo AlbumanomaliJan 13, '08 11:39 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

NoteGuestbook
   
fullyangel wrote on Sep 15, '11
kutilista wrote on Jun 8, '10
yoo nobo...
dianarw wrote on Jul 10, '08
bon...karya2 lo keren banget,,,salut..:)
dimsekaditya wrote on May 17, '08
Astaga nyet... pa kabar lo!! where are u now dude??..
tepusz wrote on Apr 15, '08
abon lo jadi balik mari kagak?
unprojected wrote on Apr 9, '08
hiahaheu
justru wrote on Mar 15, '08
minta e-mail address lu dong bon, tar g kirimi surat resmi perihal permintaan tolong g ke lu
unlogical wrote on Mar 14, '08
tergantung permintaan tolong nya apa nih jus. hahahaha
justru wrote on Mar 14, '08
mampir lg mas,

numpang nanya,, mas obon klo skali waktu saya repotkan dengan permintaan tolong kira2 keberatan ga?
catandog wrote on Feb 28, '08
www.Catandog.Multiply.com
justru wrote on Feb 22, '08
bon... kunjungan pertama ni, menyenagkan jg misi2 ya mas liat2,,,

dian justru... piss ah cess;]
arirasubarisman wrote on Feb 20, '08
hii halo..salam kenal..
sepatu.. kemeja... tas branded .. t shirt big size silahkan mampir lho.. mari mari silahkan
Photobucket
tooliqdanastu wrote on Jan 23, '08
udah gue baca bossss!!cerita elu gilaaaaaa..hhahaha
tooliqdanastu wrote on Jan 14, '08
aduh mas ini seniman bgt ya...pinter bgt sama kayak saya,hahah, ayo bikin bareng...
restythestar wrote on Jan 13, '08
just curious. hehe. i think it really is an us citizen. but hey, bisa ngomong indo rupanya. hehhe
restythestar wrote on Jan 13, '08
you really live in usa?
restythestar wrote on Jan 13, '08
nice artworks. two thumbs up.
theferik wrote on Jan 10, '08
art art gitu ya bon?
beckyroo wrote on Jan 8, '08
interesting works...!!
Pages:123